Sabtu, 20 Desember 2014

Memoar pertobatan



Memoar pertobatan 

Ya Allah, hamba yang angkuh pernah berkata bahwa muhamad hanyalah tokoh historis,
Al-Qur’an perlu direvisi
Al-Qura’an itu bukan kitab suci
Al-Qura’an hasil kopi dan penyuntingan oleh para sahabat, tabi’in, ahli bacaan, qurra, otografi, mesin cetak, dan kekuasaan
Siapa saja boleh mengaku nabi
Pindah agama bukan berarti murtad, melainkan menemukan kesadaran baru dalam beragama
Islam hanya menghambat orang untuk maju, Semua agama sama saja.
Islam bukan yang paling benar
Islam Agama oplosan
Kalau syariat islam di terabkan, maka yang jadi korban pertama adalah perempuan
Situ Islam radikal itu lebih berbahaya dari situs porno
Berzikir dengan “Anjinghu akbar” sah-sah saja
Jilbab bukan untuk bangsa primitif
Lesbianisme dan homoseksual itu halal
Mahluk tuhan yang palig tinggi surganya itu iblis.

Ya, Allah aku benci dengan laki-laki yang berjenggot, Yang berjilbab hitam dan bercelana cingkrang
Betapa aku muak dengan wanita berjilbab, Yang becadar berjiba berjubah panjang
Bagiku mereka tak lebih hanya para fundis yang akrab dengan teroris
Sementara aku begitu akrab dengan para peminum bir, Vodka atau brandi
Pemakan darah dan babi Dan penikmat gambar-gambar porno sampai mereka yang tertidur pulas di atas perut wanita murahan di rumah bordil yang mucikari
Kepada orang-orang borjuis yang anti tuhan aku menaruh hormat setinggi langit
Sementara para ulama sering aku sebut sebagai orang-orang “TOLOL”
Sekarang baru aku mengerti, Mata dan hatiku baru terbuka
Akal dan nafsuku baru terbanggun Aku hanya menyadari
Darah dan daging yang tumbuh pada diriku Anak dan istriku
Adalah hasil melacurkan akalku.

Ya allah bagaimana kelak aku mempertanggung jawabkan pendirianku nanti?
Di hari yang tiada perlindungan selain perlindungan-Mu. Sementara semua isi kepalku telah melangkahi otoritas-Mu, meredahkan syariat-Mu Menghina nabi-Mu Melcetkan ayat-ayat-Mu, Dan menyakiti hati-hati saudara seimanku
Aduh, malang nian nasibku, Jika pintu taubat benar-benar terkunci untukku Kepadamu aku bersumpah, dengan derai air mata penyesalan ini Kucabut semua pendapat dan pendirian itu
Mohon ya allah.., Jangan kau panggil aku dalam keadaan kufur
Aku tak ingin mati dan masuk kel liang kubur bersama dengan kekufuran itu
Fakatlah aku dalam keadaan islam, Bukan sebagai penganut ideologi pewaisan orang-orang kafir itu
Ya allah, ya tuhanku.., Aku bersaksi tiada tuhan yang berhak disembah  keculai allah dan Muhamad adalah nabi dan utusa Allah
Radhiitu billaahi robba, wa bil islaami diinaa, wa bimuhammaddin nabiyyaa wa rasuullah

Dengan air mata penyesalan, Kupersembanhkan untuk Islam untuk Istri dan anakku ..




Tidak ada komentar:

Posting Komentar