Sabtu, 20 Desember 2014

AKU DENGAN MEREKA DALAM PERPISAHAN

Dalam renungan panjang kini aku melepaskan rindu dengan sepait tulisan
Mungkin saja tulisan ini dapat menyadarkan diri khusus untukku tidak untukmu untuk ketemu kembali di hari esok nanti
Karna sesunguhnya hidup ini adalah pilihan bukan hanya Aku mungkin juga kau yang terpaku dalam kesedihan panajang.
[ === Endho === ] 






Dalam ribuan jalan telah aku dan kau lewati bersama
Berbagai rintangan telah kita lalui pula bersama
Penuh wewangian bunga maupun bertabur duri
Penuh suka maupun duka di hati
Semua bukanlah sekedar kenangn
Semua bukanlah sekedar renungan
Saat kita dalam kebersamaan
Dalam suka maupun pengorbanan
Namun, kita tlah tahu
Kita tak selamanya akan bersatu.

Menempuh jalan hidup yang bertabur debuh Aspal jalanan yang tak pernah tersapu
Saat berpisah harus menyapa
Aku tak ingin kau teteskan air mata itu
Akupun tak ingin kau merasa ada dendam di antara kita
Karena hati tak mungkin akan terus bersama

Inilah hidup
Kadang kita membuka
Suatu saat kita kan menutup

Ku ingin kita kembali bersama
Di saat harta dan Ego tak lagi berguna
Di saat cinta menjadi satu-satunya pembela.
Dari dulu kita selalu bersama, selalu mengerti keadaan satu sama lain.
Selalu memahami, selalu memiliki, selalu memberi, selalu mengisi satu sama lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar