Berbakti
pada Ibu itu Setiap Waktu, Bukan Setahun Sekali
Memperingatin hari ibu 22 Desember 2014 Akupun
tak inigin melupakan hal yang sama dengan kalian, setelah beberapa menit yang
lalu aku mencobah membuka akun facebook penasaran
ingin melihat semangatnya teman-teman mengucapkan hal yang sama dengan
harapanku yaitu “Selamat hari ibu”.
Dalam pernikahan suami-istri harapannya ingin
memiliki anak yang sholeha sebagai pelengkap kehidupannya dan memiliki generasi
itu adalah hal paling bahagia, menunggu proses persalinan dalam kandungan, Do’a
seorang ibu tetap terus dilakukan mengiginkan anaknya keluar tanpa Cacat.
Kini akupun dalam pengigatan yang panjang
mengkoreksi dan memlihat kembali perannya seorang ibu, ibu yang selama ini aku
anggap bahwa apa yang diberikan oleh ibu adalah hal yang biasa, ternyata
anggapan ini sangat keliru. Selama ini juga aku sering membuat ibu marah dan
kecewa lantaran sikap yang bandel dan susah diatur. Sore ini beberapa kali aku
putarin lagunya Iwan fals “IBU” Menghayati syair untaian kata sedikit demi
sedikit mulai tertusuk, akupun tidak ingin munafikan diri memikirkan masaa lalu
dengan prilaku keseronohan yang kerap kali di lakukan. Tentunya Ibu hanya
berani mencium tidak berani untuk memukul, ibu hanya berani mengasihi tidak
berani untuk menyakiti, ibu hanya berani mendekati tidak ingin menjauhi dari
sisi kehidupan ini.
Mengigatin hal itu, sedikit aku mengambil
waktu sejenak untuk merenung, Tangisan air mata tidak bisa tertahan karena
engkau begitu muliahnya memperhatikan diri ini, selalu menanyakan kabar jika
lagi jauh, selalu mengingatin waktu makan dan sholat, selalu memberikan
pengaran motivasi yang kuat untuk terus semangat menghadapi masalah tujuan
hidup yang tak satu setanpun tau.
Tak ada doa yang baik juga tak ada pemberian
jasa terbaik kepadamu ibu, saat ini aku hanya mampu berkata dan berdo’a sehingga
kaulah orang yang selalu setia menjagaku, kaulah orang yang setia mengajariku
ini angka bukan huruf, kau yang setia berada dalam jatuh saat aku sedang latih
berjalan, juga kau yang setiap menghibur disaataku menangis .
Aku hanya seorang manusia Lemah
Yang membutuhkan kekuatan
Kekuatan cinta kasih dari ibu
Kekuatan yang Lebih dari apapun
Yang membutuhkan kekuatan
Kekuatan cinta kasih dari ibu
Kekuatan yang Lebih dari apapun
Ya Allah..
Dalam Lindunganmu berikanLah kesehatan pada ibuku
PanjangkanLah umurnya
Aku ingin selalu melihat dan membahagiakannya
SebeLum aku atau dia tiada
Terimakasih Ibu
Atas apa yang telah kau berikan padaku
Atas apa yang telah kau contohkan untuk kehidupan berkeluarga nanti
juga atas keberadaanmu aku semakin tumbuh dalam kesadaran
Aku sangat rindu ibu dan menyayangi ibu dalam tanah rantau tak bisa memelukmu pada hari ibu.
Dalam Lindunganmu berikanLah kesehatan pada ibuku
PanjangkanLah umurnya
Aku ingin selalu melihat dan membahagiakannya
SebeLum aku atau dia tiada
Terimakasih Ibu
Atas apa yang telah kau berikan padaku
Atas apa yang telah kau contohkan untuk kehidupan berkeluarga nanti
juga atas keberadaanmu aku semakin tumbuh dalam kesadaran
Aku sangat rindu ibu dan menyayangi ibu dalam tanah rantau tak bisa memelukmu pada hari ibu.
Semoga
kau bahagia dalam menjalani kehidupan di umurmu yang tua dan terlihat muka
mulai suram..
“KALEMBO
ADE MA”
